Warga Sekitar Ponpes Mangunsari Blokade Jalan, Larang Truk Material Melintas

NGANJUK, SRTV.CO.ID – Jalan Desa Batembat Kecamatan Pace Sekitar Ponpes Mangunsari menjadi titik fokus aksi warga Karangsono Loceret melakukan pemblokiran Rabu (11/2/2026). Warga melarang seluruh armada truk pengangkut material tanah uruk, pasir, dan batu untuk melintas. Berdasarkan rekaman video yang diterima redaksi SRTV.CO.ID, puluhan unit truk terpaksa berhenti berjejer di sepanjang jalan akibat tindakan masyarakat.

Aksi ini merupakan bentuk tuntutan warga terhadap pihak pengusaha tambang terkait dampak yang ditimbulkan oleh armada angkutan. Selain kondisi jalan yang semakin rusak, mereka juga mengeluhkan masalah kesehatan akibat debu yang terus berterbangan setiap hari, membuat lingkungan sekitar tidak sehat untuk dihuni.

“Demo gak oleh mlebu bos, di stop warga kompensasi urong dikeki jarene (demo tidak boleh masuk bos, di stop warga kompensasi belum dikasih katanya),” begitu ucapan terdengar dalam video.

Peristiwa ini tak jauh berbeda dengan aksi yang dilakukan Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi belum lama lama ini, ketika menghadang truk bertonase lebih.

“Armada truk yang mengangkut muatan berlebih akan mempercepat kerusakan jalan. Padahal jalan dibangun dengan menggunakan pajak dari rakyat, sudah seharusnya dijaga,” tegas Kang Marhaen, sapaan akrab Bupati Nganjuk.

Sampai saat ini, pihak pengusaha tambang belum memberikan tanggapan resmi terkait tuntutan warga Desa Mangunsari tersebut.

Editor : Tim Redaksi SRTV

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *