Nganjuk SRTV.CO.ID – Program Makan Bergizi (MBG) gratis pemerintah pusat yang diharapkan dapat memberikan manfaat bagi ribuan siswa di Kabupaten Nganjuk hingga kini belum dapat dinikmati secara merata.
Beberapa sekolah, antara lain SMP Negeri 2 Nganjuk dan sejumlah sekolah dasar yang termasuk dalam satu gugus sekolah di Kecamatan Sukomoro, masih belum menerima paket menu makanan bergizi gratis tersebut.
“Khusus SMP Negeri 2 Nganjuk yang terletak di wilayah kota ini. Setelah melakukan koordinasi mendalam, kami mengetahui bahwa pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sedang berlangsung di sekitar sekolah tersebut, yang menjadi alasan mengapa program MBG belum dapat dilaksanakan di sana,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nganjuk, Puguh Harnoto, saat diwawancarai di ruang kerjanya. Sabtu (7/2/2026)
Puguh menjelaskan bahwa pihaknya secara terus-menerus melakukan koordinasi dengan berbagai stakeholder terkait untuk memastikan program ini dapat menjangkau seluruh satuan pendidikan.
“Lingkup Disdik Nganjuk ini terdapat total 573 Sekolah Dasar Negeri (SDN), 54 Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN), serta 36 SMP swasta dan 38 SD swasta. Namun, hingga saat ini tidak semua sekolah telah menerima MBG,” jelasnya
Selain itu, sambung Puguh Harnoto, di Kecamatan Sukomoro ditemukan kondisi yang serupa, dimana satu gugus sekolah dasar yang terdiri dari beberapa sekolah belum mendapatkan layanan program MBG.
“Disdik telah melakukan koordinasi intensif dengan Koordinator Wilayah (Korwil) pendidikan setempat, dengan meminta agar setiap perkembangan terkait program MBG dilaporkan secara berkala, mulai dari sekolah yang sudah menerima beserta pelaksanaan hariannya, hingga sekolah yang masih dalam antrian.” Tuturnya.
Puguh juga menekankan bahwa program MBG tidak hanya berperan penting dalam mendukung kesehatan dan pertumbuhan siswa, namun juga dapat menjadi faktor pendukung dalam promosi sekolah saat masa Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tiba.
“Kami mengimbau agar tidak ada sekolah yang menolak program ini ketika kesempatan tiba. Karena jika tidak segera mendapatkan MBG, ada kemungkinan sekolah tersebut akan kalah bersaing dalam menarik minat calon siswa saat PPDB nanti,” pungkasnya.
Reporter : Inna Dwi Fatimah
Editor : Tim Redaksi SRTV












