Berita  

Godok 17 Usulan Propemperda 2026, DPRD Nganjuk Prioritaskan Infrastruktur dan Kesejahteraan Rakyat

Nganjuk, SRTV.CO.ID – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Nganjuk resmi menggelar rapat paripurna untuk membahas Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Tahun 2026, Selasa (20/1/2026).

Sebanyak 17 usulan program kerja menjadi tumpuan besar bagi arah pembangunan Kabupaten Nganjuk setahun ke depan.

Dalam sidang yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Nganjuk Tatit Heru Tjahjono, terungkap bahwa peta jalan pembangunan ini terdiri dari 9 usulan inisiatif legislatif dan 8 usulan dari pihak eksekutif Pemkab Nganjuk.

Ketua DPRD Nganjuk, Tatit Heru Tjahjono, menegaskan bahwa dari belasan usulan tersebut, pihaknya tidak akan sembarangan dalam melangkah. Penentuan prioritas dilakukan dengan menimbang dinamika kebutuhan masyarakat yang paling mendesak.
“Kami mendahulukan pembahasan terhadap usulan yang bersifat mendesak, setelah melalui serangkaian pembahasan intensif yang melibatkan semua pihak terkait,” ujar Tatit.

Tatit menambahkan, bahwa proses ini masih bersifat dinamis. Jika di tengah jalan terdapat aspirasi kuat dari elemen masyarakat yang bersifat krusial, maka aturan tersebut bisa disusulkan sebagai kebijakan mandatori.

Penyusunan Propemperda 2026 ini bukan sekadar formalitas. Legislator Nganjuk memastikan setiap poin telah melalui sosialisasi hingga ke tingkat desa. Keterlibatan dinas-dinas strategis mulai dari PU, Pertanian, hingga Pendidikan menjadi kunci agar program tepat sasaran.

Tak hanya soal efektivitas, DPRD Nganjuk juga memasang standar tinggi dalam aspek akuntabilitas.

“Secara teknis, kami mengedepankan aspek kebenaran data dan kesesuaian dengan standar Monitoring Centre for Prevention (MCP) dari KPK. Hal ini dilakukan untuk meminimalkan risiko korupsi dan memastikan setiap anggaran memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” tegas Tatit.

Infrastruktur dan Pertanian Jadi ‘Menu Utama’
Beberapa bidang strategis yang akan menjadi wajah Nganjuk di tahun 2026 meliputi, perbaikan jalan raya dan jaringan irigasi, revitalisasi lahan dan pendistribusian bibit berkualitas.
* Pendidikan & Kesehatan: Peningkatan fasilitas di daerah terpencil dan penguatan kapasitas SDM dan optimalisasi akses transportasi daerah.

Sebagai langkah penutup untuk menyempurnakan program ini, para anggota dewan akan turun langsung ke lapangan melalui agenda reses.

“Tujuan utama kami adalah menyusun kebijakan yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan aktual masyarakat Nganjuk. Kami berkomitmen memastikan setiap anggaran daerah digunakan sebaik-baiknya untuk kesejahteraan rakyat,” pungkasnya.

Reporter : Ahmad Zaki Mawardi
Editor : Tim Redaksi SRTV

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *