Nganjuk, SRTV.CO.ID – Aksi penyelamatan tak biasa dilakukan oleh tim Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Nganjuk pada Minggu (4/1/2026) pagi.
Bukan memadamkan api, kali ini petugas berjibaku mengevakuasi seekor kucing yang terjebak di ketinggian pohon jati milik warga di Dusun Gempol, Desa Ngringin, Kecamatan Lengkong.
Peristiwa ini bermula dari laporan seorang warga bernama Sutrisno (33) yang merasa khawatir melihat seekor kucing tidak bisa turun dari pohon jati yang cukup tinggi sejak pagi hari.
Khawatir akan keselamatan hewan tersebut, Sutrisno kemudian menghubungi Pos Damkar terdekat.
Menerima laporan pada pukul 09.10 WIB, tim dari Pos Bantu Lengkong segera mengerahkan tiga personel siaga menuju lokasi.
Dengan peralatan penyelamatan yang lengkap, petugas harus ekstra hati-hati memanjat dan menjangkau posisi kucing yang berada di dahan yang cukup sulit diraih.
Meskipun medan cukup menantang karena struktur pohon jati yang tinggi, tim Damkarmat berhasil menggapai kucing tersebut dan membawanya turun dengan selamat.
Proses evakuasi dinyatakan selesai dengan aman dalam waktu kurang dari satu jam.
Anggota Dinas Pemadam Kebakaran dan Keselamatan (Damkarmat) Kabupaten Nganjuk dari Pos Bantu Lengkong, Sutikno, menjelaskan bahwa tugas Damkarmat saat ini memang tidak hanya terbatas pada kebakaran, tetapi juga mencakup berbagai aksi penyelamatan kemanusiaan maupun hewan (animal rescue).
“Kami menerima laporan warga terkait adanya kucing yang terjebak di pohon jati di wilayah Lengkong. Personel segera meluncur ke lokasi untuk melakukan evakuasi. Alhamdulillah, kucing berhasil diturunkan dalam kondisi selamat tanpa cedera,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa masyarakat tidak perlu ragu untuk meminta bantuan tim Damkarmat jika menghadapi situasi darurat yang membahayakan nyawa manusia maupun hewan peliharaan.
Pihak pelapor dan pemilik rumah menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para petugas yang tetap sigap melayani meski di hari libur.
Dengan tuntasnya evakuasi ini, tim kembali ke posko untuk melanjutkan kesiapsiagaan operasional.
Reporter : Inna Dewi Fatimah
Editor : Tim Redaksi SRTV












