Nganjuk, SRTV.CO.ID – Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kabupaten Nganjuk memicu kerusakan infrastruktur.
Sebuah rumah milik warga di Dusun Kedungombo 1, RT 03 RW 02, Desa Kedungombo, Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk dilaporkan roboh total setelah diguyur hujan dengan intensitas tinggi yang disertai angin kencang pada Sabtu malam (03/01/2026). Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 22.00 WIB.
Selain faktor cuaca, kondisi bangunan rumah yang sudah tua dan lapuk diduga menjadi penyebab utama struktur bangunan tidak mampu menahan beban air serta terjangan angin.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nganjuk melalui Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) langsung bergerak menuju lokasi pada Minggu pagi (04/01/2026).
Tim diterjunkan untuk melakukan asesmen kerusakan, berkoordinasi dengan lintas sektor, serta menyalurkan bantuan logistik darurat bagi para korban.
Berdasarkan data di lapangan, sebanyak 5 jiwa terdampak akibat kejadian ini.
“Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, untuk sementara waktu, lima penghuni rumah harus mengungsi ke rumah tetangga terdekat karena bangunan sudah tidak bisa ditempati,” Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Nganjuk, Sutomo.
Ia memberikan peringatan keras kepada masyarakat agar lebih mawas diri menghadapi fenomena cuaca yang tidak menentu.
Dia menekankan pentingnya mitigasi mandiri terhadap kondisi tempat tinggal masing-masing.
“Masyarakat diharapkan rutin mengecek kondisi bangunan rumah, terutama yang sudah tua atau lapuk, serta segera melapor kepada perangkat desa atau BPBD apabila terjadi keadaan darurat,” tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, kondisi di lokasi kejadian terpantau aman dan terkendali dengan cuaca berawan.
Penanganan pascabencana terus dilakukan melalui kolaborasi antara BPBD Nganjuk, Pemerintah Desa Kedungombo, serta masyarakat setempat yang bergotong-royong membersihkan puing bangunan.
Reporter : Inna Dewi Fatimah
Editor : Tim Redaksi SRTV












