Berita  

Tak Sanggup Tahan Nyeri Akibat Jari Bengkak, Warga Warujayeng Minta Bantuan Damkar Lepas Cincin

Nganjuk, SRTV.CO.ID – Nasib malang menimpa Djunianto (54), warga Kelurahan Warujayeng, Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk.

Niat hati mengenakan perhiasan, pria ini justru harus berurusan dengan tim medis dan petugas pemadam kebakaran setelah jari manisnya mengalami pembengkakan parah akibat cincin besi putih yang tak bisa dilepas pada Minggu (4/1/2026).

Kondisi jari Djunianto dilaporkan terus membesar hingga menimbulkan rasa nyeri yang tidak tertahanka.

Ketebalan material cincin yang terbuat dari besi putih membuat upaya pelepasan mandiri menemui jalan buntu, sehingga pihak keluarga memutuskan meminta bantuan profesional.

Melihat kondisi jari yang sudah meradang, Tim Dinas Pemadam Kebakaran dan Keselamatan (Damkarmat) Kabupaten Nganjuk Pos Tanjunganom mengambil langkah cepat dengan berkoordinasi bersama Puskesmas Tanjunganom.

Hal ini dilakukan karena proses pemotongan cincin diprediksi akan sangat menyakitkan bagi korban.

“Kejadian bermula saat korban mengalami pembengkakan pada jari karena cincin yang terjepit terlalu tebal dan terbuat dari besi putih,” papar Komandan Regu Damkar Tanjunganom, Dedy Prasetya.

Karena tingkat kesulitan dan kondisi fisik korban, petugas medis harus melakukan tindakan pembiusan (anestesi) sebelum proses evakuasi dimulai.

“Kami langsung koordinasi dengan pihak Puskesmas Tanjunganom. Korban dibius terlebih dahulu, baru cincin dievakuasi secara pelan-pelan. Proses ini memakan waktu hampir satu setengah jam karena jarinya sudah bengkak dan terasa nyeri,” jelasnya.

Setelah melalui proses dramatis selama 90 menit, cincin besi tersebut akhirnya berhasil dipotong menggunakan peralatan khusus.

Djunianto sempat menjalani perawatan intensif di Unit Gawat Darurat (UGD) Puskesmas untuk memastikan luka pada jarinya tertangani dengan baik.

“Korban sudah bisa menggerakkan jarinya dan kemungkinan bisa pulang hari ini,” pungkasnya.

Reporter : Inna Dewi Fatimah
Editor : Tim Redaksi SRTV

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *