Berita  

Diguyur Hujan Lebat Berjam-jam, Empat Titik di Tulungagung Dilanda Pohon Tumbang

Petugas Damkar Tulungagung saat melakukan evakuasi pohon tumbang yang menutup akses jalan dan mengenai kabel PLN dan kabel Telfon (isal)

TULUNGAGUNG, SRTV.CO.ID — Hujan deras berintensitas tinggi yang mengguyur Kabupaten Tulungagung selama hampir lima jam, Kamis (1/1/2026), menyebabkan sejumlah pohon tumbang di beberapa wilayah. Sedikitnya empat titik di dua kecamatan terdampak, bahkan satu kejadian mengakibatkan sebuah mobil warga tertimpa pohon.

Kasi Penyelamatan dan Evakuasi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Tulungagung, Iwan Supriyono, mengatakan hujan mulai turun sekitar pukul 17.00 WIB dan baru mereda sekitar pukul 22.00 WIB. Kondisi cuaca ekstrem tersebut memicu pohon-pohon berukuran besar tumbang dan mengganggu aktivitas masyarakat.

Selama hujan deras berlangsung, kami menerima empat laporan pohon tumbang yang membutuhkan penanganan cepat,” ujar Iwan, Jumat (2/1/2026).

Laporan pertama diterima dari Desa Suruhan Lor, Kecamatan Bandung. Sebuah pohon besar roboh dan menimpa mobil yang sedang melintas di jalan raya. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, meski kendaraan mengalami kerusakan pada bagian atas kabin.

Usai menangani kejadian tersebut, petugas bergerak ke Desa Suruhan Kidul, Kecamatan Bandung. Di lokasi ini, pohon tumbang menimpa kabel telepon dan jaringan listrik PLN serta menutup badan jalan, sehingga sempat menghambat arus lalu lintas.

Di Suruhan Kidul, pohon tumbang mengenai kabel listrik dan telepon serta menutup akses jalan. Petugas langsung melakukan evakuasi agar lalu lintas kembali normal,” jelasnya.

Kejadian serupa juga terjadi di Desa Kasreman, Kecamatan Pakel, di mana pohon tumbang menutup akses jalan desa. Sementara itu, laporan terakhir berasal dari Desa Gombang, Kecamatan Pakel, dengan kondisi pohon tumbang yang kembali menimpa kabel PLN dan telepon serta mengganggu arus kendaraan.

Iwan menyebutkan, proses evakuasi di setiap lokasi memerlukan waktu sekitar 30 menit. Petugas harus memotong batang dan dahan pohon menjadi beberapa bagian agar mudah disingkirkan dari badan jalan.

Ukuran pohon cukup besar sehingga evakuasi memerlukan waktu dan kehati-hatian. Saat ini seluruh lokasi sudah tertangani dan akses jalan kembali aman dilalui,” pungkasnya.***

Reporter: Mochammad Sholeh Sirri
Editor: AMS

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *