Kediri, SRTV.CO.ID – Banner salah satu perguruan pencak silat yang terpasang di wilayah Pagut, Kelurahan Blabak, Kota Kediri akhirnya dilepas oleh para pendekar yang memasangnya setelah salat tarawih, Senin (2/3/2026) malam.
Pencopotan banner tersebut dilakukan setelah Babinsa Kelurahan Blabak, Sertu Suhariyanto, bersama Kasi Trantib Kelurahan Blabak, Suyono, SH, memberikan imbauan terkait pemasangan atribut yang dinilai tidak sesuai dengan kesepakatan bersama.
Sebelumnya, di tingkat kecamatan telah disepakati bahwa pemasangan atribut perguruan selama Ramadan diperbolehkan, namun tidak boleh menonjolkan salah satu perguruan tertentu guna menjaga kondusivitas dan stabilitas keamanan wilayah.
Imbauan tersebut mendapat respons positif dari para pemuda. Seusai salat tarawih, sekitar 20 orang secara sukarela menurunkan banner yang terpasang. Proses pencopotan berlangsung tertib tanpa adanya gangguan.
Kasi Trantib Kelurahan Blabak, Suyono, menyampaikan bahwa pendekatan dialogis menjadi langkah utama dalam menyelesaikan persoalan di tengah masyarakat.
“Siang kami sudah menyampaikan imbauan. Alhamdulillah, setelah tarawih banner langsung diturunkan oleh pihak yang memasang, dibantu sekitar 20 pemuda. Situasi tetap aman dan terkendali,” ujarnya.
Ia menambahkan, langkah persuasif dan komunikasi terbuka menjadi kunci dalam menjaga ketertiban lingkungan. Momentum Ramadan juga diharapkan dapat dimaknai sebagai waktu untuk memperkuat kebersamaan serta menjaga suasana wilayah tetap aman, damai, dan harmonis.***
Reporter: Agus Sulistyo Budi
Editor: AMS












