Berita  

Usai Pembakaran Motor di Sumberjo, Polisi Amankan Dua Terduga Pelaku Curanmor

Tampang dua terduga pelaku pencurian sepeda motor yang diamankan petugas di Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang. (Ist)

JOMBANG, SRTV.CO.ID — Aparat kepolisian mengamankan dua pria yang diduga terlibat pencurian sepeda motor di Desa Sumberjo, Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang. Penangkapan dilakukan setelah sepeda motor milik terduga pelaku dibakar warga pada Rabu (17/2) malam.

Kedua terduga pelaku masing-masing berinisial AS (31) dan ES (20), warga Desa Tanggungkramat, Kecamatan Ploso, Jombang.

Kapolsek Plandaan, Sartono, mengatakan keduanya berhasil dievakuasi dari Balai Desa Sumberjo pada malam kejadian. Proses pengamanan berlangsung cukup alot karena warga sempat berkerumun dan berupaya melakukan tindakan kekerasan.

“Sudah berhasil dievakuasi tadi malam dengan bantuan Unit Resmob Polres Jombang,” ujarnya, Kamis (19/2).

Ia menjelaskan, peristiwa bermula saat kedua terduga pelaku mencuri sepeda motor Honda Vario bernomor polisi S 4716 YL milik warga Dusun Ngentak, Desa Sambirejo. Kendaraan tersebut sebelumnya diparkir di dapur rumah korban.

Motor yang hilang kemudian dicari warga dan ditemukan di area persawahan dalam kondisi tertutup daun jati. Warga sengaja membiarkan kendaraan tersebut tetap berada di lokasi sebagai umpan.

Sekitar pukul 22.00 WIB, kedua terduga pelaku kembali ke lokasi untuk mengambil sepeda motor tersebut. Saat itulah warga langsung mengamankan keduanya dan sempat terjadi aksi massa.

“Pelaku kembali untuk mengambil motor curian dan langsung ditangkap warga,” jelasnya.

Untuk mencegah aksi main hakim sendiri berlanjut, aparat membawa keduanya ke balai desa sebelum akhirnya dievakuasi. Sementara itu, sepeda motor yang digunakan terduga pelaku saat beraksi dibakar warga.

Kasus tersebut kini ditangani Satreskrim Polres Jombang guna proses hukum lebih lanjut.

Secara terpisah, Kasatreskrim Polres Jombang, Dimas Robin Alexander, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut penyidik masih melakukan pendalaman untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan pelaku dalam kasus lain.

“Benar, masih kami dalami,” singkatnya.***

Reporter : Agung Pamungkas

Editor : AMS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *