JOMBANG SRTV.CO.ID – Hujan deras disertai angin kencang atau puting beliung menerjang Desa Kepuhkembeng, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang, Jawa Timur pada Sabtu (21/2/2026). Akibat sapuan puting beliung sebuah mushola di lingkungan MI Miftahul Ulum ambruk setelah atapnya terbawa angin, sementara sejumlah rumah warga dan satu balai dusun juga mengalami kerusakan.
“Peristiwa berawal dari hujan lebat yang disertai angin kencang, sehingga menyebabkan atap musala terbang dan menimpa bangunan sekolah,” ujar Irfan Ramadan, PJ Kepala Desa Kepuhkembeng, menjelaskan awal mula kejadian yang terjadi sekitar pukul 18.00 WIB.

Begitulah kondisi musala di Dusun Klagen setelah diterjang angin puting beliung. Atap bangunan terbang dan hanya menyisakan tembok serta sebagian lantai, sementara puing atap yang terlepas bahkan menimpa genteng gedung sekolah di sekitarnya. Hujan dengan intensitas tinggi yang menyertai membuat kondisi lokasi semakin sulit saat kejadian berlangsung.
Selain merusak mushola, angin puting beliung juga mengakibatkan kerusakan di tiga dusun lain. Di Dusun Babatan, satu rumah warga rusak pada bagian atap. Di Dusun Kandangan, satu balai dusun dan dua rumah warga terdampak, sedangkan di Dusun Kembeng, satu rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan. Sebagian besar kerusakan terjadi pada bagian atap yang terlepas akibat terpaan angin kencang.
Setelah kejadian terjadi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jombang langsung melakukan penanganan di lokasi terdampak. Petugas melakukan evakuasi material yang membahayakan serta pendataan kerusakan secara menyeluruh.

“Laporan kerusakan juga masuk dari beberapa titik lain, termasuk di sekitar jalan samping Kantor KPU dan Terminal Kepuhsari. Namun penanganan dilakukan dengan skala prioritas demi mengantisipasi risiko yang lebih besar,” jelas Wiku Birawa Felipe Diaz, Kalaksa BPBD Jombang.
Meskipun kerusakan terbilang cukup parah terutama pada bagian atap bangunan, pihak berwenang mengkonfirmasi bahwa tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Hingga kini, BPBD Jombang masih terus melakukan pendataan untuk mengetahui total kerugian yang ditimbulkan akibat bencana puting beliung tersebut.
Reporter : Faiz Hasan
Editor : Tim Redaksi SRTV












