NGANJUK, SRTV.CO.ID – Hujan deras yang mengguyur wilayah hutan Kecamatan Gondang memicu genangan banjir yang mengganggu aktivitas warga Dusun/Desa Balonggebang. Air mulai menggenangi permukiman sekitar pukul 19.00 WIB dengan tinggi bervariasi, bahkan masuk ke sejumlah rumah dan SDN 1 Balonggebang. Kamis (12/2/2026) malam.
“Kami menerima laporan dari perangkat desa sekitar pukul 18.55 WIB dan langsung bergerak menuju lokasi. Saat tiba pukul 19.10 WIB, air sudah menggenangi jalan raya kurang lebih 30 cm dan jalan desa 30–50 cm,” ujar Sutomo, Kepala BPBD Kabupaten Nganjuk, Jumat (13/2/2026)

Tercatat sekitar 500 KK di RW 01 dan RW 02 menjadi korban dampak banjir. Fasilitas pendidikan tidak luput terkena, halaman sekolah tergenang hingga kurang lebih 40 cm dan sebagian ruang kelas terendam air sekitar 15 cm. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, sementara data kerugian material masih dalam proses pendataan bersama unsur terkait.
“Kita bekerja sama dengan, Babinsa, URC dan perangkat desa untuk melakukan evakuasi jika diperlukan dan mengantisipasi kondisi yang memburuk. Saat ini tren air sudah menunjukkan arah surut, meski hujan intensitas rendah masih tetap kita pantau,” jelasnya.
Beberapa faktor yang diduga menyebabkan banjir antara lain tingginya debit air yang mengalir dari kawasan hutan, sistem drainase yang belum beroperasi secara optimal, serta adanya hambatan pada aliran air. Tim juga telah melakukan pembersihan saluran sementara untuk mempercepat proses pengeringan.

“Untuk tindak lanjut, kita akan melakukan koordinasi lintas pihak guna menyusun langkah-langkah jangka pendek dan panjang. Pembersihan lumpur di SDN 1 Balonggebang akan segera dilakukan agar kegiatan belajar mengajar bisa berjalan normal kembali, selain itu kita akan fokus pada normalisasi saluran drainase,” tambah Sutomo.
BPBD mengimbau seluruh warga untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem mendatang. Pastikan saluran air di sekitar rumah tetap bersih dan tidak tersumbat. Jika terjadi kondisi darurat, segera hubungi perangkat desa atau kontak layanan BPBD Kabupaten Nganjuk yang siap 24 jam melayani.
Reporter : Ahmad Zaki
Editor :Tim Redaksi SRTV












