JOMBANG. SRTV.CO.ID – Anggota Komisi B DPRD Provinsi Jawa Timur, Wiwin Sumrambah, menyambangi rumah produksi Rubath Kopi di Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang, Kamis (19/2/2026) siang. Kunjungan bersama tim P4S (Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya) tersebut bukan sekadar silaturahmi, melainkan ajang belajar langsung dari pelaku usaha kopi muda yang sukses merambah pasar luar negeri.
“Kunjungan kali ini bukan hanya melihat, tapi belajar. Rubath Kopi ini dirintis anak-anak muda sejak 2017. Mereka berjuang dari nol, dan alhamdulillah sekarang pasarnya sudah tembus mancanegara. Ini harus jadi inspirasi pemuda Jombang,” kata Wiwin kepada awak media.
Usaha yang mengusung slogan “dari desa untuk dunia” ini tak lagi menjadi pemain baru di industri kopi lokal. Dirintis sejak 2017 oleh para pemuda – sebagian di antaranya bahkan masih berstatus pelajar saat memulai – kini produk mereka telah dikenal hingga luar negeri dengan cita rasa khas dan aroma wangi yang khas saat diseduh.
“Bukan sekadar produksi, tapi mereka paham branding dan pemasaran. Kami bersama P4S juga belajar bagaimana produk desa bisa naik kelas. Banyak ilmu yang didapat hari ini,” ujar Wiwin setelah meninjau langsung proses produksi kopi mulai dari panen, pengolahan biji, roasting, hingga pengemasan.
Selain mengikuti proses produksi, Wiwin juga mengikuti sesi edukasi seputar teknik penyeduhan kopi yang benar. Legislator Fraksi PDI Perjuangan itu pun membeli sejumlah varian kopi produksi Rubath, mulai dari excelsa hingga robusta, sebagai bentuk dukungan sekaligus promosi bagi produk lokal.
“Insyaallah ke depan saya akan siapkan ruang pertemuan dan pelatihan. Bagi pemuda Jombang yang ingin belajar usaha dan pemasaran produk UMKM, mari kita kolaborasi. Kita ingin lebih banyak produk lokal yang bisa go internasional,” tegasnya dalam komitmen untuk mendukung pemuda wirausahawan.
Sementara itu, Risfandi, salah satu pemuda pengelola Rubath Kopi, menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Menurutnya, perhatian dari wakil rakyat menjadi suntikan semangat bagi pelaku usaha muda di desa.
“Pasar kami sudah tembus Malaysia, Jepang, dan beberapa negara lain. Tapi justru di Jombang sendiri belum terlalu besar. Padahal harusnya pemerintah daerah bisa lebih memberi ruang dan support untuk produk lokal,” ungkapnya mengungkapkan fakta menarik terkait penjualan produk.
Meskipun telah merambah pasar internasional, pihak Rubath Kopi menyatakan diri terbuka untuk berbagi ilmu kepada siapa pun yang ingin belajar. Mereka berharap terjalin kolaborasi dan silaturahmi yang baik untuk mengembangkan usaha muda di daerah.
“Kami tidak pelit ilmu. Kalau ada dukungan dan kolaborasi yang serius, kami siap berbagi pengalaman agar makin banyak anak muda berani berwirausaha,” pungkas Risfandi.
Reporter : Faiz Hasan
Editor : Tim Redaksi SRTV












