Berita  

Truk dan Motor PCX Adu Banteng di Sukomoro Nganjuk, Satu Korban Tak Sadarkan Diri

Nganjuk, SRTV.CO.ID – Kecelakaan lalu lintas melibatkan sebuah truk dan sepeda motor terjadi di Jalan Raya Nganjuk–Surabaya, tepatnya di wilayah Kelurahan/Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, pada Minggu (3/1/2026) dini hari.

Akibat peristiwa ini, pengendara motor dilaporkan mengalami luka serius.

Kecelakaan tersebut melibatkan Truk Mitsubishi dengan nomor polisi P 8476 QB yang dikemudikan oleh pria berinisial E, serta sepeda motor Honda PCX bernopol AE 5441 DV yang dikendarai oleh J.

Menurut keterangan pihak kepolisian, insiden bermula saat truk yang dikemudikan E melaju dari arah barat menuju ke timur dengan kecepatan sedang.

Setibanya di lokasi kejadian, pengemudi truk berniat berbelok ke arah kanan atau selatan.

Namun, diduga karena kurangnya konsentrasi, pengemudi truk tidak menyadari adanya sepeda motor Honda PCX yang melaju dari arah berlawanan.

Karena jarak yang sudah terlalu dekat, benturan keras pun tidak dapat terhindarkan.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Nganjuk, Iptu Herry Buntoro, mengonfirmasi bahwa pengendara sepeda motor berinisial J mengalami luka cukup parah di bagian kepala.

“Akibat kecelakaan tersebut, pengendara sepeda motor mengalami luka memar di kepala dan tidak sadarkan diri. Korban langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis,” paparnya.

Saat ini, kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan telah diamankan oleh pihak kepolisian sebagai barang bukti. Petugas juga telah melakukan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) dan memeriksa sejumlah saksi di lokasi.

Pihak Satlantas Polres Nganjuk menegaskan akan melakukan penyelidikan lebih mendalam guna memastikan penyebab pasti dari kecelakaan ini.

“Kami akan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk menentukan penyebab pasti kecelakaan dan memastikan semua prosedur hukum terpenuhi,” tutupnya.

Reporter : Inna Dewi Fatimah
Editor: Tim Redaksi SRTV

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *