KEDIRI, SRTV.CO.ID — Paguyuban ASIKK (Asosiasi Industri Mikro dan Kecil Kabupaten Kediri) terus berperan aktif dalam mendorong penguatan daya saing pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Kediri. Berbasis di Kecamatan Grogol, ASIKK saat ini membina puluhan UMKM dari berbagai wilayah dengan orientasi pengembangan pasar nasional hingga internasional.
Didirikan pada 2016, ASIKK kini menaungi 54 anggota yang terdiri dari produsen dan reseller yang tersebar di hampir seluruh kecamatan di Kabupaten Kediri. Organisasi ini secara konsisten melakukan pendampingan guna meningkatkan kualitas produk serta kesiapan pelaku usaha dalam menghadapi persaingan pasar yang semakin kompetitif.
Ketua ASIKK, Ropingi, menyampaikan bahwa fokus utama pembinaan meliputi peningkatan mutu produk, pemenuhan legalitas usaha, serta perluasan jaringan pemasaran. Menurutnya, UMKM lokal memiliki potensi besar untuk berkembang apabila didukung pendampingan yang terstruktur dan berkelanjutan.
“Produk UMKM Kediri memiliki kualitas yang tidak kalah. Dengan pembinaan yang tepat, kami optimistis produk lokal mampu dikenal luas, tidak hanya di pasar nasional, tetapi juga internasional,” ujar Ropingi, Kamis (1/1/2026).
Keunggulan ASIKK terletak pada pola pendampingan intensif dan berkesinambungan. Setiap satu hingga dua bulan, para anggota difasilitasi pengurusan berbagai perizinan dan sertifikasi usaha secara gratis, mulai dari Nomor Induk Berusaha (NIB), PIRT, sertifikat halal, uji nutrisi, hingga perizinan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
Upaya tersebut mulai menunjukkan hasil nyata. Sejumlah produk UMKM binaan ASIKK berhasil menembus pasar luar negeri, di antaranya tempe mini yang telah dipasarkan ke Jepang serta produk sagon yang rutin dikirim ke Taiwan.
Dengan dukungan Pemerintah Kabupaten Kediri, ASIKK terus membuka ruang kolaborasi dan mengajak pelaku UMKM lainnya untuk bergabung. Organisasi ini berkomitmen mendampingi pelaku usaha sejak tahap awal produksi hingga produk siap bersaing di pasar nasional dan global.
“Kami siap menjadi mitra UMKM, mendampingi dari nol hingga produk mampu menembus pasar yang lebih luas,” pungkas Ropingi.***
Reporter: Agus Sulistyo Budi
Editor: AMS












